Tuesday, December 26, 2006

chairil

penghabisan kali ini
kau datang
membawa karangan kembang
mawar merah dan melati putih,
darah dan suci
kau tebarkan di depan ku
serta suatu pandangan yang memastikan
: untuk mu
sudah itu
kita sama-sama termangu
saling bertanya
apakah ini, cinta?
sehari itu kita bersama,
tak hampir menghampiri
Ah,
hati ku yang tak mau memberi
mampus kau dikoyak-koyak sepi
chairil anwar

0 Comments:

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home